Aneh ..!!! Ada Tumbuhan Bisa Panggil Predator Saat Terancam Herbivora



Tumbuhan juga mempunyai strategi perlindungan diri yang canggih untuk menghindari hama atau herbivora lainnya, yaitu dengan cara memanggil si pemangsa hama.

Tumbuhan memiliki musuh alami, yaitu hama atau hewan herbivora alias pemakan tanaman. Siapa sangka jika tumbuhan juga mempunyai strategi perlindungan diri yang canggih untuk menghindari hama atau herbivora lainnya, yaitu dengan cara memanggil si pemangsa hama.

"Tumbuhan atau tanaman liar bisa memancarkan bau alami ketika ada yang merusak mereka. Bau alami ini akan memanggil musuh alami hama," kata peneliti CINVSTAV-Irapuato di Meksiko, Martin Heil dilansir dari IFL Science, Rabu (7/10).

Bau alami ini sering dicium manusia, misalnya saat mencabut rumput atau memangkas tanaman. Bau alami ini berdampak pada serangga hama, namun tidak berpengaruh pada manusia.

Jika yang menyerang tumbuhan atau tanaman itu adalah serangga hama, maka bau alami ini akan memanggil predator hama, seperti burung-burung pemakan serangga dan memberi tahu mereka bahwa ada makanan lezat tersedia. Ini adalah simbiosis mutualisme antara tumbuhan dan predator.

Dunia pertanian saat ini lebih sering menggunakan teknologi modifikasi genetik, seperti penggunaan Volatile Organic Compounds (VOCs) untuk melindungi tanaman, seperti padi dan gandum. VOC ini merangsang tanaman menghasilkan nektar extrafloral (EFN) yang membuat predator tertarik untuk memangsa para serangga herbivora yang menyerang tanaman padi. 

Sayangnya, penggunaan VOC terlampau banyak di sektor pertanian saat ini justru membuat serangga herbivora semakin suka, seperti kutu daun. Mereka semakin kuat dan waspada dengan keberadaan predator. Heil menyarankan para pemulia tanama untuk lebih mempertimbangkan penggunaan predator alami ketimbang berbagai macam teknologi kimiawi.

Sumber : http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/15/10/07/nvu0wg328-tumbuhan-bisa-panggil-predator-saat-terancam-herbivora
KOTAK KOMENTAR
Baca Juga
Sebarkan ini ke: Twitter Google+

0 comments :

Post a Comment